Showing posts with label umum. Show all posts
Showing posts with label umum. Show all posts

Saturday, December 03, 2011

Rekondisi ACCU

Berikut adalah bbrp cara merekondisi Accu yg sy dpt dari googling, smg bermanfaat :

Cara Pertama :
===========
Aki memang lambat laun akan mengalami kerusakan. Penyebab kerusakan bisa bervariasi, mulai dari penggunaan yang salah hingga kerusakan alami seperti umur yang memang sudah waktunya untuk rusak. Nah, kalo aki motor anda rusak, apa yang akan anda lakukan ? membuangnya atau menjualnya ketukang loak ? Berikut ini ada sedikit sharing tentang cara memperbaiki aki yang soak dengan cara yang cukup mudah dan murah.

Tetapi yang perlu digaris bawahi, cara yang akan saya sharing tidak sepenuhnya berhasil, tingkat keberhasilannya tergantung dari kondisi aki itu sendiri. Jika kondisi element didalam aki yang sudah sangat rapuh, atau bahkan banyak yang sudah pada putus, maka kemungkinan tidak akan berhasil. Dengan cara yang akan saya sampaikan disini, berlakuk untuk aki yang kondisinya masih sedikit (cuma sedikit saja sich) bagus, masih ada element (minimal belum pada rontok), dan kerusakannya hanya tidak mau menyimpan arus listrik.

Ciri aki yang tidak mau menyimpan arus listrik adalah ketika anda gunakan lampu rem atau lampu sent, nyalanya sangat redup, bahkan kadang tidak mau nyala sama sekali, apalagi untuk menghidupkan mesin menggunakan starter tangan, jelas merupakan sebuah tindakan yang bodoh sia-sia.

berikut trik untuk memperbaiki aki yang soak dan tidak bisa menyimpan arus listrik:

1. Sediakan dulu air sedikit panas (diatas hangat tetapi dibawah panas, he…)
2. Buka semua penutup cairan aki, kemudian buang semua isinya. Hati-hati kalo bisa jangan sampai kena kulit, karena air aki tersebut bisa menyebabkan gatal yang lumayan.
3. Setelah terkuras habis, masukan air yang sedikit panas tersebut. Isi setengahnya saja, kemudian tutup semua lubangnya kembali dengan penutup semula.
4. Kocok-kocok aki tersebut hingga air yang ada didalamnya berubah warna menjadi hitam.
Tujuan dari pengocokan aki tersebut adalah untuk membuang hasil sisa reaksi yang menempel di element aki dan di dasar box aki. Disamping itu, pemberian air sedikit panas tersebut berfungsi untuk menghidupkan kembali element yang sudah mati atau mati suri (kata orang bengkel gitu)
5. Jika air yang ada didalam aki sudah terlalu hitam dan pekat, anda bisa membungnya dulu, kemudian mengulanginya lagi dari tahap 3.
6. Ulangi terus hingga kotoran hasil reaksi yang ada didalam aki bersih (Dasar box aki terlihat tampa ada endapan)
7. Jika dirasa sudah bersih, maka langkah terakhir, anda bisa memasukan air aki jenis Zuur.
8. Setelah selesai, pasang aki pada motor anda. Tapi ingat, jangan langsung menggunakan untuk menstarter mesin motor anda, tetapi diamkan dulu sambil motor tersebut digunakan (buat mejeng dan jalan-jalan juga gak masalah). Hal tersebut bertujuan untuk mengisi arus listrik dulu ke aki. Gak perlu ke tukang listrik untuk mengcharge aki tersebut.

Cara diatas berlaku untuk semua jenis aki basah, bisa aki motor, mobil (jika kuat mengocok akinya sich, atau aki-aki yang lain). Tetapi sekali lagi cara diatas tidak semuanya berhasil, kembali lagi ke kondisi aki. Tetapi walaupun tidak semua kondisi aki bisa diperbaiki, minimal anda mencobanya, kalo gak jadi bisa anda jual ke tukang loak, kalo jadi berarti keberutungan anda, dari pada beli aki baru, lebih mahal bro harganya. Perbaikan aki dengan cara seperti ini bisa awet sampai dengan waktu 1 tahun, lumayan buat ngumpulin duit untuk beli aki yang baru



source http://pushtop.blogspot.com/2011/07/tips-perawatan-perbaikan-aki-soak.html


Cara Kedua :
===========


Memperbaiki Accu Aki Soak

Artikle yang sangat menarik ini saya peroleh dari www.saft7.com.
Accu (aki) mobil ataupun motor yang paling banyak digunakan adalah jenis accu basah. Accu basah yang dimaksud adalah Lead Acid Battery. Paling tidak sebulan sekali kita perlu melihat ketinggian air accu yang bisa dilihat dari body samping accu tersebut. Jangan sampai berada di bawah Level Minimumnya karena akan merusak sel accu itu sendiri. Umur pakai accu jenis ini berkisar sekitar 1.5-2.5 tahun tergantung kondisi mobil/motor yang menggunakannya.
Suatu accu mulai rusak ketika tidak bisa menyimpan arus listrik dengan baik atau tegangan (voltase) nya turun dari yang seharusnya. Biasanya ditandai dengan bunyi klakson tidak selantang biasanya, lampu tidak seterang biasanya, waktu starter mesin jadi lebih panjang.. bahkan lebih parah adalah tidak bisa starter mesin. Bahasa paling umum adalah “Aki Soak”.
Baik tidaknya kondisi accu bisa diukur dengan alat tes accu khusus, seperti simulasi pembebanan pada accu kemudian terukur seberapa kuat accu tersebut.
Alat tes yang lebih bagus lagi yang banyak digunakan oleh toko penjual accu seperti ini
Selain di tes dengan pembebanan arus, baik tidak accu juga dipengaruhi oleh kualitas air accu itu sendiri yang bisa diukur dengan Battery Hydrometer. Alat ini wajib bagi toko atau tukang service accu. Jika kita ingin mempunyai alat ini bisa saja.. ga ada ruginya.. karena bisa mengontrol kondisi ‘kesehatan’ air accu. Harganya berkisar mulai dari 25ribu rupiah. (tidak mahal, khan?)

Cara penggunaannya sangat sederhana, yaitu dengan menyedot air accu, kemudian melihat bandul penunjuknya memperlihatkan kondisi apa.
Jika permukaan air accu berada pada bidang Hijau, berarti kondisi air accu sangat baik.

Jika permukaan air accu berada pada bidang Putih, berarti kondisi air accu juga masih baik.

Jika permukaan air accu berada pada bidang Merah, berarti kondisi air accu butuh di recharge, atau sekaligus bisa juga menunjukkan ada masalah charging pada alternator (alternator bermasalah/rusak).

Perpanjang Masa Pakai Accu…

Seiring dengan masa/usia pakai accu basah pada kendaraan, lembar cell accu akan terlapis oleh deposit Sulfat. Semakin tebal deposit sulfat ini membuat accu semakin rendah performanya. Hingga saking tebalnya deposit tadi.. akhirnya membuat accu benar-benar mati / soak, tidak bisa diisi (recharge) lagi. Umumnya .. solusinya adalah harus mengganti dengan accu baru.
Kita bisa membuat langkah alternatif untuk memperpanjang masa pakai accu basah pada mobil atau motor kita.
Banyak informasi yang di dapat di Internet tentang bubuk EDTA ( ethylenediamine tetraacetic ) . Bubuk EDTA sendiri umumnya sering digunakan untuk pengawet makanan. Namun karena penggunaannya ternyata juga bermanfaat untuk merontokkan deposit sulfat pada cell accu, dibuat EDTA yang lebih khusus dengan kode Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) . Pada beberapa toko kimia menyebutnya sebagai “EDTA Teknis“. Saya mendapatkannya dengan harga 33ribu/kg.
Menurut pengalaman teman-teman dan referensi di Internet, khasiat Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) ini bisa membuat accu menjadi segar kembali, dan jika rutin menggunakan Na4-EDTA setiap bulannya, dapat membuat masa pakai accu bisa mencapai 2-3 kali lebih lama.. atau sekitar hingga 4-5 tahun!
Tentunya ini adalah solusi murah, hemat dan tepat guna.

Mari ber-EDTA…

Kita persiapkan terlebih dahulu adalah:
1. Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) atau (EDTA Teknis)
2. Air Destilasi (Air Aquadest), saya menggunakan air accu botol BIRU. (bukan air accu zuur!)
3. Sendok Teh
4. Gelas
5. Battery Hydrometer
6. Lap untuk bersih-bersih.

Sebelum membuat ‘vitamin’, lihat dulu kira-kira seberapa banyak diperlukan untuk menambahkannya pada accu, sehingga tidak mubazir jika berlebih.Pastikan komposisinya terjaga:
Untuk ritual perawatan rutin accu, Siapkan 2-3 sendok teh Na4-EDTA untuk 1 liter air Aquadest
Untuk accu yang sudah soak, siapkan 4-6 sendok teh Na-EDTA untuk 1 liter air Aquadest


Na4-EDTA harus diaduk larut dengan air accu, untuk itu agar mudah, pengadukan dilakukan di luar accu.

– www.saft7.com –
Setelah semua siap, mari kita mendekati accu yang akan kita kasih ‘vitamin’ ini.
Setiap lubang / cell, kita lihat kondisinya dengan Hydrometer, saya menemukan ukuran yang berbeda-beda untuk tiap cell.
Cell yang terlihat lebih dekat ke ‘merah’ memerlukan ‘vitamin’ lebih banyak ketimbang Cell yang sehat (hijau).
Tapi tiap Cell tetap perlu dituangkan ‘vitamin’ setiap bulannya agar deposit sulfat bisa dirontokkan, sehingga performa accu tetap prima.

Tentunya juga.. jika air accu kurang dari level yang dianjurkan, segera tambahkan juga dengan air accu berbotol BIRU.
– www.saft7.com –
Wah ternyata rekan saya ada yang accu motornya soak.
Ketika diukur, ternyata menunjukkan voltase dibawah 1 volt!

Nah segeralah accu basah motor ini di-EDTA kan..

Untuk accu yang soak, setelah ditambahkan ‘vitamin’ tersebut, memerlukan ReCharging (di charge ulang). Dan untuk perawatan bulanan, kendaraan digunakan seperti biasa saja.
Motor yang accu nya soak sedang di ReCharging… perlahan-lahan nilai voltase accu berangsur naik.


CATATAN:
Tips ini hanya untuk accu berjenis Accu Basah, dengan ciri-ciri ada baut untuk mengisi air accu pada tiap Cell nya. 6 baut Cell untuk accu 12volt, dan 3 baut Cell untuk accu 6volt.
Accu jenis MF (Maintenance Free) tidak dapat memanfaatkan tips ini, karena konstruksi MF tidak memungkinkan kita menambahkan air accu kecuali dengan cara khusus (misalnya dengan cara disuntik, dsb).
Accu jenis Gell atau Spiral Gel juga tidak dapat memanfaatkan tips ini.
Tidak semua accu basah yang soak bisa di’hidup’kan kembali karena beberapa sebab, antara lain korslet (short circuit) di dalam Cell, Cell sudah rusak parah, dsb.

Semoga bermanfaat, Salam hemat!
Sumber referensi:
What is EDTA
What is Lead Acid Battery
Lead-Acid Battery Information
Some Technical Details on Lead Acid Batteries
EDTA Restores Sulfated Batteries
EDTA Restores Sulfated Lead Acid Batteries
Informasi Toko penjual EDTA Teknis antara lain:
Harum Kimia - Kramat Raya 23A, Jakarta - 021.3900347
Harum Sari - Kramat Raya 103A, Jakarta - 021.3904824

Sunday, November 07, 2010

my 4th bike = unknown ???





Ini adalah spdmtr yang ke-empat yang hadir di keluarga kecil ini. Menghuni ruang tamu dengan manisnya. Hanya saja, karena merek yg kurang jelas, power yg kurang jelas brp, apalagi torsi, tapi yaaaa...lumayanlah buat pergi ke pasar atau nge-trek di lapangan deket rumah. Buat ngecengin tetangga juga masih oke lho !!! Mesin sih masih 2 stroke yg mengandalkan rpm tinggi untuk jalan. yaa.... masih lumayanlahhhhh....



Karena ke-unikan tsb, maka mau tdk mau saya membutuhkan mekanik yg special sbb:





Dan inilah penampakan yang sesungguhnya dari spdmtr tersebut :










Thursday, May 22, 2008

Water Injection - a


Sudah lama saya membaca ttg "Water injection" di tempatnya om Saft ( http://www.saft7.com ) yg bagi saya sesuatu hal baru yg mat sangat menarik. Tetapi setelah menelaah berbagai banyak komentar di tulisan tsb, tentu saja saya ngga bisa langsung gegabah menerapkanya begitu saja, apalagi saya mau menerapkanya di mesin spdmotor ( Bukan mobil spt yg dicontohkan ).Bagi seorang saya yg kudu membagi waktu antara R&D dengan waktu bekerja kayaknya memang susah nyari waktu buat meng-aplikasi-kanya. Sehingga untuk saat ini saya lebih memilih riset dengan data dulu aja ya ??? .... (next )

Saturday, November 10, 2007

water injection

Water Injection atau sering disingkat dengan Wa-i, mungkin agak aneh didengar, meng’injeksi’ air ke dalam ruang bakar mesin… hmm.
Namun ternyata banyak keuntungan yang didapat dari metode tersebut.
Wa-i sendiri bukan hal yang baru, bahkan metode ini sudah digunakan waktu perang dunia ke-2 pada pesawat tempur untuk meningkatkan tenaga mesin pada saat penyerangan.

Panas adalah masalah utama pada mesin, dan dapat menyebabkan cepatnya kerusakan komponen mesin sehingga menurunkan performance mesin itu sendiri. Panas pada ruang bakar mesin bisa mencapai 1100 derajat Celcius! apalagi mesin tersebut menggunakan Turbo atau SuperCharger.

Wa-i bekerja dengan cara menurunkan suhu ruang bakar yang tinggi tersebut, yaitu akibat udara yang dihisap mesin menjadi dingin karena bercampur dengan kabut air, dengan demikian dapat memperlambat terbakarnya bensin. Hal ini bisa sepadan dengan menggunakan bensin beroktan tinggi sekitar setara angka oktan 113.
Ini menguntungkan karena timing pengapian bisa dibuat lebih maju (advance) tanpa gejala knocking (ngelitik), dan power yang dihasilkan mesin menjadi lebih besar. Secara teori, butir halus air akan terpecah menjadi uap pada suhu panas ruang bakar, ini menghasilkan tenaga tambahan ekstra bagi mesin.

Keuntungan Wa-i:
- Memungkinkan untuk menyetel campuran bensin seirit mungkin (LEAN)
- Memungkinkan untuk menyetel Timing Pengapian lebih maju (ADVANCE) untuk mendapatkan torsi lebih besar.
- Menjaga ruang bakar tetap bersih, karena selalu terbilas oleh uap air tadi.
- Mencegah penumpukan Carbon di ruang bakar.
- Menjaga stabilitas suhu mesin
- Mencegah terjadinya Knocking/Pinging (ngelitik).
- Menurunkan kadar polusi NOx karena suhu ruang bakar tidak tinggi.
- Bisa menggunakan Premium tanpa gejala ngelitik.
- Dapat dicampur dengan alkohol/methanol untuk mendapatkan nilai oktan yang lebih tinggi.

Namun ada juga efek negatifnya lho…
- Karena tidak terjadi Knocking/Pinging (ngelitik), menjadi susah bagi kita untuk mendeteksi kualitas bensin.
- Knalpot relatif perlu perhatian dari kemungkinan berkarat.
- Bisa membatalkan kontrak service bagi mobil baru yang masih dalam garansi service.
- Ada kerja ekstra untuk selalu memantau kondisi tangki air.

Sering orang bertanya-tanya…

Apakah dapat menimbulkan Water Hammer?
Debit air yang diinjeksi adalah kecil sekali, bisa di bilang dalam satuan butir air. Dan ketika masuk ke ruang bakar yang bersuhu tinggi butir air akan pecah menjadi uap air, jadi sudah tidak dalam wujud air utuh.
Dengan kata lain, Wa-i tidak mengakibatkan musibah Water Hammer.
Dalam suatu candaan para rekan senior yang telah mengaplikasikan Wa-i sejak tahun 2002 lalu di berbagai mobil dikatakan… “water hammer baru terjadi jika pada saat mesin berputar di rpm tinggi kemudian dari karburator disiram air segayung.. BYUURRR”.. baru deh…. K.O. si mesin.

Air yang digunakan untuk Wa-i ini adalah AIR MURNI, bisa pakai Air Aquadest atau Air Accu botol warna BIRU.
Jangan menggunakan air yang mengandung mineral seperti : Air Sumur, Air Ledeng, Air Aqua, dsb. Karena akan membuat korosi/ karat.

Untuk hasil lebih bertenaga lagi, air murni dapat ditambahkan pula Alkohol / Methanol dengan campuran 1:5 sampai 1:3

Melalui sharing ini, saya coba contohkan pada mobil saya. Dan pada bagian ini saya sebut sebagai Wa-i Stage-1.

Pada Wa-i stage-1 ini, air akan masuk diatur oleh keran (regulator) dan di filter oleh One Way Filter, kemudian akan keluar berupa percikan halus air melalui jarum suntik, kemudian air tersalur masuk melalui selang ke Vacuum yang ada di karburator atau intake Plenum.

Saya mencontohkan disini dengan memanfaatkan selang vacuum yang asalnya dari Intake Plenum menuju Fuel Pressure Regulator, kemudian saya cabang dengan cabang T, untuk memasukkan Wa-i ini.

KOMPONEN

Komponen yang digunakan untuk Wa-i sangatlah murah dan mudah didapat, antara lain:
1. Filter Penghisap Aquarium
2. Regulator Air (keran)
3. One Way Filter
4. Jarum Suntik ukuran 24G
5. Cabang Selang Aquarium T
6. One Way Filter

Note: Jika sulit mendapatkan komponen tersebut, bisa pesan langsung ke Dikwan Septiawan

PERAKITAN

Gambar di atas adalah diagram Wa-i Stage-1, dengan keterangan gambar sbb:
1. Filter Penghisap
2. Regulator Air (keran)
3. One Way Filter
4. Jarum Suntik ukuran 24G
5. Cabang Selang Aquarium T
6. One Way Filter

Jarum suntik yang digunakan bisa bermacam-macam (24G, 25G, 26G, 27G, dst), jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan debit airnya pada mesin Anda. Hal ini karena karakter mesin berbeda-beda.

Untuk merakit jarum dengan selang dan One Way Filter, perlu sedikit ketelitian. Pastikan komponen ini di Lem dengan lem super.

Persiapan selanjutnya adalah membuat Tangki Air.
Tangki air dapat menggunakan berbagai media, saya contohkan dengan menggunakan termos plastik yang dibeli di supermarket dengan kapasitas tampung 2liter.

IMPLEMENTASI

Setelah semua komponen sudah dirakit dengan rapih, selanjutnya memasangnya pada mesin.

Gambar di bawah memperlihatkan posisi Tangki Air pada ruang mesin mobil saya.

TEST

Dari hasil test jalan, tenaga yang dihasilkan cukup berasa perbedaannya.
Tarikan dirasa ringan dan panjang, mulai dari RPM bawah hingga Redline dilalui mulus tanpa knocking (ngelitik) sekalipun bensin digunakan Premium murni.

IMPROVEMENT Wa-i Stage-1

Setelah menimbang-nimbang,.. kurang benar jika saya men-cabang vacuum yang menuju Fuel Pressure Regulator.
Hal ini mengakibatkan pada saat di RPM tinggi, FPR tidak bekerja optimal untuk menjaga tekanan bensin karena tekanan Vacuum terbagi dengan Wa-i ini.

Untuk itu saya putuskan untuk membuat jalur vacuum lain yang kebetulan ternyata ‘tempat’nya sudah disediakan oleh komponen mesin itu sendiri.
Nantinya saya akan pindahkan Wa-i ini melalui jalur baru tersebut.

Semoga bermanfaat.

Saftari.

Sumber Referensi:
Milis wateralcojet@yahoogroups.com
CRC Handbook of Chemistry and Physics,77th Edition, CRC Press, 1997, ISBN 0-8493-0477-6.
Improve energy efficiency in vehicles - better-mileage.com
Water Injection Thermodynamics by Eric Fahlgren, 19 September 2003
Water Injection Project - Karlsnet.com, 5 February 2002
Water Injection For Your Turbo By Member David Lewis
Do-It-Yourself Water/Alcohol Injection System and Intercooler Sprayer by Dawes, 21 March 2000
Water Injection By Robert Mann, 27 September 2001, Revised 07 July 2003
Do-It-Yourself Water Injection System by Ron Novak, 1980
Nasa Water-Alcohol Injection Reports - Heinicke, Orville H ,NACA WR-E-264 NACA-MR-E5H12 , August 1945


source :

http://saft7.com/?p=144

Thursday, November 08, 2007

Substitusi Kampas Kopling

Substitusi Kampas Kopling
Jeli Cari Pengganti

Sedikit berpikir lebih untuk mensiasati keuangan atau kebutuhan, sah saja dilakukan? Salah satunya, memakai part atau komponen yang bisa subsitusi antar varian. Misal, kampas kopling.

Langkah begini ditempuh bukan semata persoalan harga. Bisa terjadi karena barang yang dicari tidak qtau susah ditemui. Tetapi ingat, jangan sampai pemakaian komponen substitusi itu justru membawa akibat buruk di motor!

Makanya, dituntut lebih jeli melihat komponen yang dipakai sebagai pengganti. Selain bentuk luar yang terlihat sama, perhatikan juga ketebalan atau alur detail kampas kopling dimaksud.

Ketimbang penasaran, ini dia kampas kopling yang bisa saling tukar.
HONDA BANYAK PERSAMAAN
Unutk besutan lambang sayap mengepak ini, kampas kopling Astrea Grand bisa dipakai untuk Tiger 2000. “Tapi jumlah harus ditambah. Karena Grand hanya pakai 4 lembar, sedang Tiger 5 lembar,” ujar Kardi, pemilik Kardi Mulia Motor, di Jl. WR Supratman, No. 13, Kp. Utan, Ciputat, Tangerang.KLIK - Detail

Menurut pria berkumis itu lagi, masih bisa lebih hemat! Lantaran tidak usah langsung beli lima lembar. Tapi buat kampas tambahan, bisa pakai kampas bekas dengan kondisi masih lumayan bagus.

Begitu juga kampas kopling Honda CB200 yang katanya langka. “Bisa pakai milik Kawasaki Ninja. Ukuran dan bentuk sama,” jelas Anto Suratman dari Perjuangan Motor di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Anto juga bilang, pemakai Honda CB100 dan CB125 bisa saling tukar kampas dengan GL100 dan GL125. Juga sama dengan Honda Grand. Bahkan Supra, GL-Max, GL-Pro Neo Tech sampai generasi Tiger kampas kopling tetap sama. Jadi, soal subtitusi Honda paling banyak persamaannya.

KAWASAKI AGAK SPESIFIK
KLIK - DetailPemilik Kawasaki Kaze serta Blitz R atau Blitz Joy, rada lebih spesifik. Itu karena ulir kampas kopling memang beda sama motor lain. “Bentuknya garis miring selebar pelat itu sendiri,” ujar Rifky dari Rizky Motor di Jl. Raya Peninggilan, No. 22, Ciledug, Tangerang.

Tapi tenang, usah khawatir! Bisa kok mengaplikasi kampas kopling milik Kawasaki GTO. Meski termasuk motor lumayan lawas, tapi peranti penyalur tenaga itu tetap sama dengan motor baru.

Pemasangan juga nggak repot! Soalnya, semua serba sama. Bentuk dan jumlah tonjolan pun sami mawon. Ada delapan pengunci ke rumah kopling.

SUZUKI MIRIP-MIRIP
Jika punya Satria F-150 atau TS125 atawa Thunder 125, maka kampas kopling bisa saling tukar. Soal harga, punya TS125 bisa dibilang lebih murah. Hanya sekitar Rp 15 ribu per lembar.KLIK - Detail

“Kalau mau lebih murah lagi, bisa pakai punya Suzuki GP125. Itu motor 80-an,” ujar Rustomo dari SIN Motor di Jl. Panjang, Cidodol, Jakarta Barat. Peranti orisinal GP 125 dihargai Rp 100 ribuan per set (5 lembar). Ada juga yang punya kwalitas nomor dua yang dibanderol Rp 10 ribuan untuk satu lembar.

Selain motor di atas, buat pemilik Shogun 125 atau Suzuki Smash, kampas kopling juga bisa disubsitusi. Namun selain memiliki bentuk sama, soal harga juga enggak jauh beda.

“Demikian juga Suzuki RGR150 sama dengan TRS, Satria 120 4 speed sama dengan Smash. Serta Shogun 110 sama dengan Satria 120 5 speed,” jelas Anto sambil tertawa menunjukan gigi kerennya.

YAMAHA TIDAK BANYAK BEDA
KLIK - DetailBuat pecinta Yamaha, kampas kopling milik Crypton, Vega dan Jupiter atau Force 1 juga bisa saling tukar. Soal harga, kampas Jupiter dijual sedikit lebih mahal, Rp 27.500 (per lembar).

Kampas Vega atau Crypton serta F1-Z, dijual sekitar Rp 21 ribu untuk tiap lembarnya. “Selain empat motor itu, kampas kopling milik FR juga bisa dipakai. Malah, lebih tebal. Jadi lebih awet,” ujar Kardi yang juga diiyakan Kiki panggilan akrab Rifky.

Kampas kopling Yamaha L2 Super tempo doeloe, pula bisa saling tukar dengan RX-King. Jadi, antara generasi lama dan baru tetap bersahabat. Tidak saling bantai, melainkan saling substitusi silang.