Saya ingin jalan- jalan, dengan naek motor tercinta. Kemana-mana yang kusuka, pergilah pergi sejauh kukira. Tarik gas sedalam hati, bergulat dg tachometer yg menggila. Berkelana hingga ujung dunia entah dimana. dan enjoy dg motor yg tersiksa karena keegoisan sang pengendara. Menikmati ciptaan Tuhan yg Maha Kuasa, menghabiskan bbm yg juga ciptaan Yg Kuasa. ...... jadi, intinya apa ???
( Foen's MotorBlog )

Thursday, November 08, 2007

Substitusi Kampas Kopling

Substitusi Kampas Kopling
Jeli Cari Pengganti

Sedikit berpikir lebih untuk mensiasati keuangan atau kebutuhan, sah saja dilakukan? Salah satunya, memakai part atau komponen yang bisa subsitusi antar varian. Misal, kampas kopling.

Langkah begini ditempuh bukan semata persoalan harga. Bisa terjadi karena barang yang dicari tidak qtau susah ditemui. Tetapi ingat, jangan sampai pemakaian komponen substitusi itu justru membawa akibat buruk di motor!

Makanya, dituntut lebih jeli melihat komponen yang dipakai sebagai pengganti. Selain bentuk luar yang terlihat sama, perhatikan juga ketebalan atau alur detail kampas kopling dimaksud.

Ketimbang penasaran, ini dia kampas kopling yang bisa saling tukar.
HONDA BANYAK PERSAMAAN
Unutk besutan lambang sayap mengepak ini, kampas kopling Astrea Grand bisa dipakai untuk Tiger 2000. “Tapi jumlah harus ditambah. Karena Grand hanya pakai 4 lembar, sedang Tiger 5 lembar,” ujar Kardi, pemilik Kardi Mulia Motor, di Jl. WR Supratman, No. 13, Kp. Utan, Ciputat, Tangerang.KLIK - Detail

Menurut pria berkumis itu lagi, masih bisa lebih hemat! Lantaran tidak usah langsung beli lima lembar. Tapi buat kampas tambahan, bisa pakai kampas bekas dengan kondisi masih lumayan bagus.

Begitu juga kampas kopling Honda CB200 yang katanya langka. “Bisa pakai milik Kawasaki Ninja. Ukuran dan bentuk sama,” jelas Anto Suratman dari Perjuangan Motor di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Anto juga bilang, pemakai Honda CB100 dan CB125 bisa saling tukar kampas dengan GL100 dan GL125. Juga sama dengan Honda Grand. Bahkan Supra, GL-Max, GL-Pro Neo Tech sampai generasi Tiger kampas kopling tetap sama. Jadi, soal subtitusi Honda paling banyak persamaannya.

KAWASAKI AGAK SPESIFIK
KLIK - DetailPemilik Kawasaki Kaze serta Blitz R atau Blitz Joy, rada lebih spesifik. Itu karena ulir kampas kopling memang beda sama motor lain. “Bentuknya garis miring selebar pelat itu sendiri,” ujar Rifky dari Rizky Motor di Jl. Raya Peninggilan, No. 22, Ciledug, Tangerang.

Tapi tenang, usah khawatir! Bisa kok mengaplikasi kampas kopling milik Kawasaki GTO. Meski termasuk motor lumayan lawas, tapi peranti penyalur tenaga itu tetap sama dengan motor baru.

Pemasangan juga nggak repot! Soalnya, semua serba sama. Bentuk dan jumlah tonjolan pun sami mawon. Ada delapan pengunci ke rumah kopling.

SUZUKI MIRIP-MIRIP
Jika punya Satria F-150 atau TS125 atawa Thunder 125, maka kampas kopling bisa saling tukar. Soal harga, punya TS125 bisa dibilang lebih murah. Hanya sekitar Rp 15 ribu per lembar.KLIK - Detail

“Kalau mau lebih murah lagi, bisa pakai punya Suzuki GP125. Itu motor 80-an,” ujar Rustomo dari SIN Motor di Jl. Panjang, Cidodol, Jakarta Barat. Peranti orisinal GP 125 dihargai Rp 100 ribuan per set (5 lembar). Ada juga yang punya kwalitas nomor dua yang dibanderol Rp 10 ribuan untuk satu lembar.

Selain motor di atas, buat pemilik Shogun 125 atau Suzuki Smash, kampas kopling juga bisa disubsitusi. Namun selain memiliki bentuk sama, soal harga juga enggak jauh beda.

“Demikian juga Suzuki RGR150 sama dengan TRS, Satria 120 4 speed sama dengan Smash. Serta Shogun 110 sama dengan Satria 120 5 speed,” jelas Anto sambil tertawa menunjukan gigi kerennya.

YAMAHA TIDAK BANYAK BEDA
KLIK - DetailBuat pecinta Yamaha, kampas kopling milik Crypton, Vega dan Jupiter atau Force 1 juga bisa saling tukar. Soal harga, kampas Jupiter dijual sedikit lebih mahal, Rp 27.500 (per lembar).

Kampas Vega atau Crypton serta F1-Z, dijual sekitar Rp 21 ribu untuk tiap lembarnya. “Selain empat motor itu, kampas kopling milik FR juga bisa dipakai. Malah, lebih tebal. Jadi lebih awet,” ujar Kardi yang juga diiyakan Kiki panggilan akrab Rifky.

Kampas kopling Yamaha L2 Super tempo doeloe, pula bisa saling tukar dengan RX-King. Jadi, antara generasi lama dan baru tetap bersahabat. Tidak saling bantai, melainkan saling substitusi silang.

No comments: